
FOSCA
(Forum of Scientist Teenagers) mengadakan kegiatan tahunan bertajuk
Perkemahan Ilmiah untuk Kelompok Ilmiah Remaja (PIKIR) atau yang bisa
disebut dengan Science Camp. Tahun 2011 kali ini merupakan Science Camp
tahun ke-3, dimana kegiatan Science Camp yang sering disingkat dengan SC
ini, diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2011 sampai 02 Juli 2011 dan
dipusatkan di Pusat Konservasi Alam Kawasan III Pulau Pramuka - Taman
Nasional Kepulauan Seribu (TNKpS) DKI Jakarta.
Kegiatan kali ini
diikuti oleh perwakilan KIR dari perwakilan KIR yang berada diwilayah
Jabodetabek, diantaranya diikuti oleh perwakilan dari KIR SMAN 1, 4, 13,
22, 28, 31, 38, 48, 54, 69, 77, 105 Jakarta, KIR MAN 4, 14 Jakarta, KIR
SMA Labschool Jakarta, KIR SMAN 4, 5 Bekasi. Selain peserta yang
berasal dari KIR SMA, ada juga yang berasal dari kakak-kakak alumni
FOSCA yang berkuliah di ITB Bandung, UNSRI Palembang, dan IPB Bogor.
Poster 3rd FOSCA Science Camp 2011
Kami
selaku panitia SC 2011 ingin melaporkan berbagai kegiatan yang telah
kami pelajari/rasakan selama 7 Hari 7 malam di 7 Pulau di kawasan Taman
Nasional Kepulauan Seribu (TNKpS) Jakarta, Adapun Report dan
dokumentasi-nya sebagai berikut :
Hari 1 (Minggu, 26 Juni 2011)
Dihari
pertama ini para peserta dikumpulkan di sekretariat FOSCA di
Planetarium dan Observarorium Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta –
Jl. Cikini Raya No.73 Menteng Jakarta Pusat pada Pukul 20.00 WIB dimana,
keberangkatan akan dilakukan pada esok subuh hari. Dihari pertama ini
para perserta juga sekaligus menyiapkan berbagai perlengkapan pribadi
maupun perlengkapan kelompok untuk keperluan Penelitian nanti di Pulau.
Peserta SC 2011 Pertama yang datang adalah Saudara Bagas dari KIR SMAN
105 Jakarta yakni dari Pukul 15.00 WIB, dimana Bagas membereskan
barang-barang penelitian berupa Binokuler (Teropong Medan) untuk
keperluan meneliti Burung nanti di Lokasi acara nanti. Satu persatu
Peserta SC 2011 berdatangan ke Planetarium Jakarta, dimana untuk
keperluan tidur nanti, peserta perempuan ditempatkan di Ruang
Perpustakaan sedangkan untuk peserta pria di tempatkan di Ruang Tunggu
VIP. Selain itu juga ada juga peserta yang ingin menyiapkan keperluannya
dapat mencarinya di Supermaker HERO Menteng guna keperluan pribadinya.
Hingga pukul 22.00 WIB Peserta Terakhir kumpul yakni dengan datangnya Ka
Adis (Mantan Wakil Ketua FOSCA angkatan 2 / Mahasiswa ITB Bandung)
hingga pembekalan Technical Meeting Keberangkan diberikan oleh salah
satu Pembina FOSCA yakni ka Nurdiansah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia (LIPI), dimana dalam TM tersebut terjadi pengecekan ulang
barang-barang penelitian yang akan dibawa, dimana salah satunya Tim dari
kelompok Coral/Terumbu Karang yang diketuai oleh Saudari Wicitra (KIR
SMAN 5 Bekasi) beserta teman-temannya membawa pipa paralon yang nantinya
digunakan untuk kegiatan transplantasi terumbu karang disana. Tepat
Pukul 24.00 WIB, semua Peserta SC 2011 diistirahatkan untuk tidur, guna
bisa bangun subuh hari nanti.
Hari pertama peserta SC 2011 di Planetarium Jakarta
Penjelasan dan pengecekan barang bawaan penelitian buat SC 2011
Pembagian kelompok di SC 2011 di ruang perpustakaan Planetarium Jakarta
Hari 2 (Senin, 27 Juni 2011)
Acara
hari ke 2 di SC 2011 terbagi atas 4 Fase Kegiatan, yakni Fase
Keberangkatan, Fase Pembukaan, Fase Pengenalan, dan Fase Persiapan. Kita
mulai Report dari ;
Fase Keberangkatan
Pada
pukul 03.30 WIB, masih di Planetarium Jakarta tempat para peserta
singga untuk istirahat dan berkumpul “dibangunkan” guna persiapan
keberangkatan ke Pelabuhan Penyebrangan Muara Angke, dimana para peserta
ada yang mandi dan ada juga yang cuci muka saja dan menggosok gigi
saja. Tepat pukul 04.00 WIB semua rombongan meninggalkan Planetarium
Jakarta. Rombongan dibagi menjadi 2 Tim keberangkatan, yakni Tim pertama
dipimpin oleh Saudari Rahmawati (Sekretaris FOSCA /KIR SMAN 13 Jakarta)
berangkat terlebih dahulu dengan membawa perlengkapan penelitian
dikendaraan Taksi, sekaligus Tim pertama memastikan kedatangan kapal
laut yang panitia SC 2011 telah Sewa sudah merapat dipelabuhan atau
tidak. Sedangkan Tim kedua yang di Pimpin sang Ketua FOSCA, saudara
Helmi Romdhoni (KIR SMAN 31 Jakarta) dan Sang Bendahara FOSCA, saudari
Febri Handini (KIR SMAN 4 Jakarta) mengatur para peserta yang lain untuk
naik Minibus Kopaja P.20 yang telah Dicarter menuju Muara Angke
dikawasan Pluit Jakarta Utara pada pukul 04.30 WIB. Didalam Perjalanan
menuju Muara angke membelah kesunyian kota Jakarta, yakni melewati
daerah Menteng, Kuningan, Semanggi, Slipi, Grogol, dan Pluit, tepat
pukul 05.30 WIB para peserta tiba di Kawasan Pelelangan Ikan Muara Angke
dimana kawasan Pelabuhan menjadi satu dalam kawasan tersebut. Aroma
“Khas” kawasan pelangan ikan menjadi santapan subuh para peserta yakni
aroma amis ikan. Sambil menunggu keberangkatan Kapal, para peserta
melakukan solat Subuh di Musholla TPBU Muara Angke dan segera menuju
Kapal Laut yang telah dicarter untuk menbantu untuk menyebrangi para
peserta ke Pulau Pramuka. Kapal yang peserta tumpangi bernama “Bintang
Timur” dengan Nahkoda bernama Bapak Zhakar. Setelah Nahkoda menyerahkan
Daftar Penumpang ke Pengelola SyahBandar Pelabuhan Muara Angke, Tepat
Pukul 06.30 WIB Kapal pun berangkat.
Menunggu Bus yang akan dipakai menuju Muara Angke
Suasana menunggu Bus di depan kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta
Perjalanan
menuju Pulau Pramuka memakan waktu 2 Jam 30 Menit, dimana terdapat
berbagai bentuk ekspresi wajah peserta SC 2011 saat kapal laut tersebut
meninggalkan pelabuhan Muara Angke, ada yang tergeleng2 melihat kawasan
komplek Pelabuhan Muara Angke yang kotor, Megahnya PLTN Muara Karang
hingga Kawasan hunian elit Muara Karang Residen yang menjorok ke laut.
Di 30 menit perjalan berlalu, kapal berpas-pasan dengan Pulau Bidadari
dan Pulau Hondrus, yakni pulau yang penuh dengan sejarah, dimana kedua
pulau tersbut merupakan peninggalan kolonial VOC Belanda guna dijadikan
benteng laut terdepan kota Batavia. Salah satu dari pulau tersebut
sekarang dijadikan Resort Elit yakni Pulau Bidadari. Tiba-tiba
terdengan teriakan peserta SC 2011 yang melihat sebuah cacing
meloncat-loncat di atas permukaan air laut, ternyata itu adalah kawanan
Ikan Terbang (Flying Fish) yang dijadikan Maskot salah satu TV, yakni
INDOSIAR.
Suasana didalam kapal saat bersandar di darmaga pelabuhan Muara Angke
Suasana Peserta SC 2011 saat melihat pandangan Lautan disaat
kapal berangkat dari pelabuhan Muara Angke
Satu
Jam perjalanan di laut, ada beberapa peserta yang tertidur dan mabok
laut, tapi ada juga yang berada di dekat Nahkoda maupun berada Geladak
Kapal (bagian terdepan dari kapal), hingga ga terasa terdapat 2 Pulau
terlihat yakni Pulau Rambut dan Pulau Untung Jawa. Tiba-tiba kapal
mengarah kesalah satu pulau, yakni Pulau Untung Jawa. Salah satu peserta
Saudara Gesang (KIR MAN 4 Jakarta) yang pada waktu itu sedang disamping
Nahkoda Kapal, menanyakan kenapa kapal kita mengarah kepulau Untung
Jawa, ternyata penjelasan Pak Zhakar sang Nahkoda bahwa dipulau itu
nanti kapal yang kita tumpangi akan memuat kayu pesanan sang pemilik
kapal untuk bahan membuat kapal di pulau Pramuka nanti. Kurang lebih 30
menit kapal ini sandar di darmaga pulau Untung Jawa, kapal melanjutkan
perjalanannya. Sambil keluar dari darmaga pulau Untung Jawa, kapal
berpas-pasan dengan Pulau Rambut dimana pulau tersebut merupakan Pulau
Cagar Alam, dikarenakan dipulau tersebut merupakan pulau tempat tinggal
para Burung laut maupun burung Migrasi, selain itu pulau tersebut sering
dijadikan tempat penelitian maupun program ekowisata oleh masyarakat
kepulauan seribu. Selepas Pulau Rambut, arus ombak laut semakin besar,
hingga mengakibatkan kapal yg peserta tumpangi mulai bergoyang lebih
keras. Sementara teman-teman peserta yang berada di Geladak kapal pada
teriak-teriak kegirangan, sekaligus mukanya pada tegang, akan tetapi
ada satu peserta yang terlihat tenang sekali menghadapi peristiwa itu
yakni Saudara Aziz (KIR SMAN 28 Jakarta) dengan tenangnya dia berkata “
ada apa… ya? Kok teriak-teriak, ternyata aziz baru bangun tidur “OMG”
dasar Aziz. Dengan iringi ombak yang kurang lebih ½ meter tersebut,
kapal menuju Pulau Pari (Lokasi SC 2009 yang lalu) dimana kata Nahkoda
kapal kita akan menurunkan tamu di tengah Laut, Tiba-tiba teman-teman
berteriak “Haiiii… Ada 5 ekor lumba-lumba melintas di depan Kapal kami,
lalu ka Nurdin menjelaskan bahwa yang baru kita lihat adakah kawanan
Lumba-Lumba Hitam atau Lumba-Lumba Jawa. Terlihat dari kejauhan pulau
Pari tampak mendekat, hingga terlihat sebuah kapal kecil menghadang
kapal kami, ternyata kapal tersebut menjemput para kakak-kakak mahasiswa
yang berada di dak atap kapal laut yang kami tumpangi. Setelah
menurunkan penumpang kapal lalu menuju tujuan utama kami yakni, Pulau
Pramuka.
Suasana para peserta SC 2011 sepanjang perjalan dilaut menyaksikan
keindahan panorama laut dan pulau yang dilewati
Foto bersama di geladak kapal saat sandar sejenak di darmaga Pulau Untung Jawa
Dinamika suasana para peserta SC 2011 sepanjang perjalan
dilaut diatas kapal laut KM. Bintang Timur
Kurang
kebil 30 menit perjalanan Pulau Pramuka tampak terlihat, semua peserta
yang tertidur didalam kapal pada bangun. Para peserta disambut dengan
keindahan terumbu karang yang berada disekitar dermaga pulau Pramuka.
Kurang lebih pukul 10.00 WIB kapal sandar di Darmaga pulau Pramuka. Para
peserta perempuan keluar terlebih dahulu, sedangkan peserta Pria
memindahkan barang-barang yang berada dikapal untuk dipindahkan ke “Ojek
Gerobak”, setelah sudah pada beres semua, para peserta menuju Pusat
Konservasi Alam Kawasan III Pulau Pramuka – Taman Nasional Kepulauan
Seribu (TNKpS) tempat yang nantinya dijadikan “Base Camp” dan pemusatan
kegiatan SC 2011.
Sampai disini dulu ya report bagian 1 nanti disambung lagi di bagian 2 tentang Fase Pembukaan sampai kegiatan hari ke 3.